Ada Cinta di Musollah Aqw

Usai sholat maghrib itu,
Seorang gadis kecil berjilbab merah jambu, dengan baju serasi yang juga berwarna indah
Mengendap-ngendap, menyusup melewati batas sholat laki-laki dan wanita
Mata bolanya lucu mengganggu syaraf geli di hatiku
Doapun segera kuakhirkan, melihat apa yang si lucu ini rencanakan …

Kepalanya bergerak lucu, mencari-cari sesuatu di luasnya ruang masjid
Mimik wajahnya menjadi semakin cerah, ketika sesuatu itu ternyata ditemukannya di salah satu sudut masjid
Langkahnya diayun pelan-pelan, menambah lucu wajahnya
Mengendap-ngendap, jilbabnya juga berayun dengan ritme jenaka
Senyumku semakin mengembang …, bertanya-tanya …

Sedetik, dua detik, tiga detik …
“Papaaaaah …”
Gadis kecil itu melompat memeluk sosok laki-laki yang sedang tidur-tiduran di lantai masjid.
Sang ayah sejenak kaget,
Tapi lalu menyambut hangat tubuh mungil itu dalam pelukannya.
Dan tawa keduanya pun membelah keheningan petang itu …
Dalam hangat kasih sayang di akhir Ramadhan …

Ahh, Robb, aku iri ….Namanya…Hilma Wahdatul Kamilah.

Dia lahir pada hari Kamis, 17 Juli 2003 di sebuah rumah bersalin…berarti sekarang dah 3 tahun yaaa…

Gak kerasa putaran waktu begitu cepat…rasanya baru kemarin dia hadir ke dunia dengan tangisannya yg melengking tinggi, diiringi oleh selaksa do’a dari bundanya agar kelak dia selalu di lindungi oleh-NYA dan agar kelak dia bisa jadi permata kebanggaan sang bunda.

Rasanya baru kemarin, ketika dia mengeluarkan kata pertamanya…Sekarang, dia malah dah bisa diajak bicara…bahkan dah bisa “mentaushiahi” bundanya dengan celotehan – celotehannya…

Rasanya baru kemarin, ketika dia terjatuh saat mencoba langkah pertamanya…Sekarang, dia telah berlari kesana kemari tanpa pernah terlihat lelah…

Dia selalu aktif dan gak pernah diam…ada saja selalu yg dikerjakannya. Kadang berpikir mungkin dia terdiam hanya saat tidur saja…Ooo tidak, saat tidur pun dia tidak diam…dia kan menjelajahi setiap sudut tempat tidurnya…Kadang dalam tidurnya dia tersenyum dan tertawa…Subhanallah…

Aku begitu sangat mengenalnya…

Karena dia terlahir dari rahimku…dalam setiap hembusan nafasnya ada darahku…

Ya, dialah puteri kecilku…Salah satu Anugerah Terindah Dalam Hidupku…

Aku kadang memanggilnya sayang…atau cinta…atau eneng…atau kadang sholihah…atau cukup Ima saja…dan dia memanggilku Bunda atau Nda’ saja šŸ™‚

Bagiku…dia sangat CAntik

Bagiku…dia sangat cerDAs

Dan dalam setiap doaku aku berharap selalu dia jadi anak SHOlihah…

CADASHO maning….

Cinta, maafkan bundamu yaa…yg belum bisa bersabar selalu dalam menghadapi semua kecerdasanmu…

Sayang, maafkan bundamu yaa…yg belum bisa memberikan yg terbaik bagi dirimu..

Eneng, maafkan Nda’ yaa…yg selalu meninggalkanmu dalam banyak momentum karena Nda’ mesti pergi bekerja…

Sholihah, maafkan Nda’ yaa…atas semua kekurangan bunda, dan jangan lupa doakan agar bunda bisa jadi bunda yg terbaik untukmu, selalu.

Rabbana…berikan hamba kesempatan, kemampuan, kekuatan, dan keikhlasan tuk menjadi Ibu yg terbaik bagi dirinya…

Aku ber’azzam dan akan terus berusaha tuk menjadi ibu terbaik baginya dan membesarkannya sepenuh kasihku agar kelak dia menjadi manusia yg baik dan benar di mata manusia dan dimata Rabb nya.

Wlo pun aku harus membesarkannya sendirian…Yaa,karena aku adalah single parent baginya…

Sepenuh cinta dari bunda tuk yg tercinta Hilma

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: