Niat Dan Do’a


ALLAAHUMMA BIHAQQIS SAA’ILIINA ‘ALAIKA WA BIHAQQIR RAAGHIBIINA ILAIKA WA BIHAQQI MAMSYAAYA HAADZAA ILAIKA. FA INNII LAM AKHRUJ ASYIRAN WA LAA BATHARAN WA LAA RIYAA’AN WA LAASUM’ATAN BALKHARAJTU ITTIQAA’A SAKHATHIKA WABTTIGHAA’A MARDHAATIKA. FA AS’ALUKA ANTUN QIDZANNII MINANNAARIWA ANTAGHFIRALII DZUNUUBII FAINNAHUU LAA YAGHFIRUDZDZUNUUBA ILLAAANTA.
Artinya:
“Wahai Allah! Berkat kebenaran orang – orang yang memohon kepada-mu, berkat kebenaran orang-orang yang cinta kepada-Mu, dan berkat kebenaran perjalananku ini menuju kepada-Mu, maka sesungguhnya aku keluar bukan kejahatan bukan karena keangkuhan, bukan karena ria, bukan pula karma sum’ah, tetapi aku keluar karena takut akan kemurkaan-Mu, dan mengharapkan ridha-Mu. Oleh karena itu aku memohon kepada-Mu agar Engkau selamatkan aku dari neraka, dan Engkau ampUni aku, segala dosaku, karena sesungguhnya takada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau.”

Jika hendak memasuki mesjid, maka dahulukan kaki kanan dan bacalah doa:

ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAF TAHLII ABWAABA RAHMATIKA.
Artinya:
“Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejateraan kepada Nabi Muhammad, keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan bukakanlah untukku pintu-pintu rahmatmu.

Jika telah berada di dalam mesjid, sebelum duduk, hendaklah niat beri’tikaf dan dilanjutkan dengan mengerjakan shalat sunat tahiyat masjid 2 rakaat.
Niat i’tikaf adalah:

NAWAITU ANA’TAKIFA FII HAADZAL MASJIDI SUNNATAN LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya: (di dalam hati)
“Aku niat beri’tikaf didalam mesjid ini, sunat karena Allah ta’ala.”

Niat shalat sunat tahiyat masjid adalah:

USHALLII SUNNATA TAHIYYATIL MASJIDI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)
“Aku (niat) shalat sunat tahiyat masjid 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”

Jika pada saat tiba di mesjid shalat Jum’at atau shalat berjamaah telah dimulai, maka shalat tahiyat masjid tak perLu dikerjakan.
Akan tetapi jika khatib sedang khutbah, maka boleh mengerjakannya dengan meringankan bacaan. Jika telah telanjur duduk, maka tak periu bangun untuk mengerjakannya.

Kemudian ketika hendak keluar dari mesjid, dahulukan kaki kiri dan bacalah doa:

ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMAD WA’ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAFTAHLII ABWAABA FADHLIKA. ALLAAHUMMA’SHIMNII MINASY SYATTHAANIR RAJIIMI.
Artinya:
“Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad, keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan bukakanlah untukku pintu-pintu keutamaan (kemurahan)-Mu. Wahai Allah! Lindungilah aku dari setan yang terkutuk.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: